Pertanian merupakan usaha yang terdiri 3 tahap yaitu pra usaha tani, usaha tani, dan pasca usaha tani. Di Indonesia penanganan masalah pra usahatani sudah cukup maju, banyak perlakukan terhadap persiapan lahan, bibit, dan usaha pra tani lain yang sudah menggunakan teknologi sehingga hasilnya cukup baik. Sektor usaha tani juga cukup maju dengan pegembangan berbagai metode dalam memperoleh out put yang berkualitas. Problem terbesar dalam pertanian Indonesia adalah pada tahap pasca panen.
AnasKangkung
come on shar with all people in the world
Thursday, 12 November 2009
Pola Adaptasi Ekologi
Kebakaran hutan merupakan masalah yang tak kunjung selesai, padahal banyak dampak buruk dari kebakaran hutan. Dampak buruk kebakaran hutan antara lain penghilangan ekosistem bagi fauna yang mendiami hutan, asap dari kebakaran hutan juga dapat menyebabkan penyakit seperti ISPA, selain itu dampak negatif yang paling memperihatinkan yaitu terjadinya bencana banjir dan tanah longsor akibat tidak adanya faktor penyerap dan penahan air pada musim penghujan. Adapun penyebab kebakaran antara lain karena rendahnya kesadaran terhadap bahaya kebakaran saat menyiapkan lahan, faktor alam, perubahan status kawasan, degradasi hutan, hingga iklim.
Subak Dalam Masyarakat dan Kebudayaan Agraris
Subak menurut I Made Semada merupakan suatu tradisi turun temurun dikalangan masyarakat Bali, didalam pengelolaan irigasi dan pertanian sawah. Subak merupakan perkumpulan petani pemakai air, mengatur dirinya sendiri didalam pembangunan dan pengelolaan irigasi dan pertanian diwilayahnya secara otonom dan demokrasi. Subak telah dipelajari oleh Clifford Geertz, sedangkan J. Stephen Lansing telah menarik perhatian umum tentang pentingnya sistem irigasi tradisional.
Thursday, 5 November 2009
Unsur-unsur dan Ciri-ciri Pertanian
Kemiskinan merupakan masalah bangsa Indonesia yang tak kunjung usai. Kemiskinan merpakan faktor yang dapat berdampak negatif bagi kehidupan. Kemiskinan bisa menyebabkan terjadinya hal kriminal, gizi buruk, kebodohan dan masih banyak lagi. Indonesia merpakan negara agraris yang sangat besar namun mayoritas penduduknya sebagian besar berada di bawah garis kemiskinan. Saat ini 70 persen masyarakat miskin Indonesia adalah petani. Hal ini bertentangan dengan anggapan bahwan Indonesia merupakan negara agraris tapi justru faktor fundamental agraria sebagian besar miskin. Petani yang miskin cenderung petani desa.
Wednesday, 28 October 2009
Fenomena Gula Indonesia
Impor gula saat ini mencapai 47% dari kebutuhan gula di Indonesia. Dapat diartika separuh dari satu sendok gula yang kita gunakan adalah gula impor. Hal ini dirasa kurang menguntungkan bagi petani. Denga adanya impor gula, tebu mereka hanya laku murah. Industri-industri gula di Indonesia sudah banyak yang melemah. Sejarah pernah mencatat bahwa Indonesia pernah menjadi negara pengekspor gula terbesar kedua di dunia.
Subscribe to:
Posts (Atom)